^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2014-04-13 09:55:18 - UN sebagai Standar Nasional untuk Pemetaan Mutu Sekolah <0> 2014-03-05 09:57:26 - Kemdikbud Luncurkan Aplikasi Data Pokok Pendidikan Menengah (Dapodikmen) <0> 2014-05-03 10:06:53 - Hardiknas 2014, Pendidikan untuk Peradaban Indonesia yang Unggul <0> 2018-07-19 14:47:40 - MPLS SMKN 57 JAKARTA 2018 <0> 2016-03-04 13:39:19 - US Siapa Takut <0>
Penghargaan Adiwiyata Nasional
Diposting pada: 2018-01-08 09:24:20 | Hits : 177 | Kategori: Internal
 

Pada tahun 2017 ini, KLHK akan menyerahkan penghargaan adiwiyata kepada 113 sekolah di Indonesia, setelah tahun sebelumnya telah diberikan kepada 140 adiwiyata mandiri. Penghargaan adiwiyata mandiri menurut rencana akan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo pada puncak acara Hari Lingkungan Hidup pada tanggal 2 Agustus 2017 di Jakarta. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM), Helmi Basalamah (21/07/2017).
Program adiwiyata yang dilaksanakan sejak tahun 2006 ini, bertujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dengan program Adiwiyata, akan tercipta warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Sebelumnya program ini diujicobakan pada 10 model sekolah adiwiyata khusus di pulau Jawa, kemudian tahun berikutnya mulai diberlakukan secara nasional di seluruh Indonesia.
Rincian 113 sekolah adiwiyata nasional terdiri atas 53 Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), 29 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 2 sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs), 19 Sekolah Menengah Atas (SMA), 3 sekolah Madrasah Aliyah (MA) dan 7 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berasal dari 24 provinsi dan 75 kabupaten/kota.
Seleksi Adiwiyata dilakukan berjenjang dan meliputi empat komponen penilaian, yaitu kebijakan sekolah/madrasah, kurikulum, kegiatan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana dan prasarana. Menurut Helmi, revitalisasi program adiwiyata terus dilakukan dengan merevisi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata. Konsep revisi peraturan tersebut saat ini menunggu pengesahan Menteri LHK.
Helmi juga berharap, dengan revisi tersebut, diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas dan kontribusi sekolah adiwiyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan serta mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan. Terdapat perbedaan dengan peraturan sebelumnya, terutama dalam proses penilaian. Mulai tahun 2018, penilaian adiwiyata akan menggunakan sistem daring. Hal tersebut untuk mendukung kebijakan pelaksanaan sistem pemerintahan melalui e-goverment.
“Dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup penyerahan penghargaan adiwiyata diadakan juga Kemah Generasi Lingkungan untuk konservasi yang diikuti 250 orang siswa SMA serta 250 orang siswa SD dan SMP,” jelas Helmi.

 

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin :
"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan."

 

BERITA FOTO


ARTIKEL

  • Optimalkan Otak

    penting untuk mengoptimalkan fungsi otak agar otak dapat bekerja dengan lebih efektif. Berikut caranya ..

    2016-04-13 07:37:44 2558 hits
Posting lainnya: